Minggu, 02 Juni 2013

Si Hitam yang Kaya Manfaat

Jintan hitam (nigella sativa), atau kita kenal juga sebagai habbatussauda, dalam bahasa Inggris disebut juga dengan black seed, merupakan sejenis tanaman rerumputan yang berbentuk butiran biji berwarna hitam, dan berbuah semusim sekali. Secara fisik, daun dan bunga pohon jintan hitam ini berwarna putih kebiruan. Tanaman ini tumbuh di pesisir laut Mediterania, kawasan timur, dekat Semenanjung Jazirah Arabia. Tinggi batang pohonnya berkisar kurang dari setengah meter (30-45cm). Biji yang dimanfaatkan sebagai bahan pengobatan terdapat pada bunganya, yang didalamnya terdapat kantung-kantung berisi biji.


Jintan hitam, pada mulanya digunakan dalam pengobatan Yunani kuno, yang kemudian dipelajari oleh bangsa Arab. dr. Ahmad Syawqi Ibrahim dalam bukunya, Ensiklopedia Mukjizat Ilmiah Hadits Nabi, Rahasia Tumbuhan dan Manfaatnya (2010: 68) mengemukakan bahwa Ibnu Sina, dalam kitabnya Al Qanun Fi Ath Tibb menyebutkan bahwa habbatussauda' dapat meningkatkan stamina tubuh serta dapat membantu mempercepat proses penyembuhan dari berbagai macam penyakit, dengan berpedoman pada hadits Rasulullah Saw., berikut:
"Hendaklah kalian mengunakan habbatussauda' karena ia dapat menyembuhkan berbagai penyakit kecuali maut."

Jintan hitam, banyak digunakan dalam berbagai bidang kesehatan, sebagai obat untuk berbagai macam penyakit. 


(photo: http://www.jintanhitam.org/)


Dalam bidang pengobatan herbal, jintan hitam telah digunakan sejak 2000-3000 tahun sebelum Masehi dan tercatat dalam banyak literatur kuno mengenai ahli pengobatan terdahulu seperti Ibnu Sina (980 - 1037 M), dan Al-Biruni (973-1048 M), Al-Antiki, Ibnu Qayyim dan Al-Baghdadi. Ibnu Sina adalah peneliti jenius dari Timur Tengah di bidang pengobatan yang namanya tercatat di semua buku sejarah pengobatan timur maupun barat, hidup antara 980 - 1037 M, telah meneliti berbagai manfaat Habbatussauda untuk kesehatan dan pengobatan. Ahli pengobatan Yunani kuno, Dioscoredes, pada abad pertama Masehi juga telah mencatat manfaat habbatussauda untuk mengobati sakit kepala dan saluran pernapasan. (Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Jintan_hitam)

Dalam wikipedia juga dikemukakan bahwa Abu Hurairah pernah mendengar Rasulullah Muhammad SAW bersabda: "Pada Habbatussauda ada obat bagi segala jenis penyakit kecuali Al-Sam, yaitu maut" . Hadits ini diriwayatkan oleh Bukhari (10:118-119);Muslim(7:25);Ibnu Majah (2:342);Tirmidzi (2:3 pada edisi BulaQ) ; dan Ahmad (2:241) meneruskan riwayat Sufyan bin 'Uyainah dari Al-Zuhri dan Abu Salamah. Dalam Alkitab terbitan Easton's, di dalam Perjanjian Lama pada Kitab Yesaya (28:25,27, NKJV), disebut kata 'ketsah' yang maksudnya adalah black cummin (nama Inggris untuk Habbatussauda) dan dalam terjemahan New World Translation of the Holy Scriptures terbitan Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania, tertulis black cumin, yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia sebagai jintan hitam.

12 khasiat jintan hitam, menurut http://olvista.com/nutrisi/12-khasiat-jintan-hitam/ sebagai berikut:

1. Antioksidan
Jintan hitam mengandung senyawa thymoquinone yang memiliki sifat antioksidan yang menangkal kerusakan sel akibat radikal bebas.

2 Anti Radang
Senyawa thymoquinone memiliki sifat anti-inflamasi (anti-peradangan) sehingga efektif digunakan sebagai obat oles untuk mengobati jerawat yang meradang dan menghaluskan kulit.

3. Mengobati Gangguan Pencernaan
Jintan hitam mengandung senyawa anti bakteri yang efektif membunuh bakteri kolera, E. coli dan Shigella spp. Jintan hitam efektif digunakan untuk mengobati gangguan sistem pencernaan yang disebabkan oleh infeksi bakteri dan sebab-sebab lain yang non-spesifik dengan gejala perut mulas, diare dan muntah-muntah.

4. Melawan Kanker
Jintan hitam mengandung asam lemak yang dapat menghambat pertumbuhan kanker. Jintan hitam mengandung bahan yang menstimulasi produktivitas sumsum tulang dan imunitas serta produksi interferon, melindungi sel-sel normal melawan virus perusak sel dan melawan sel-sel tumor tanpa merusak sel-sel sehat.

5. Memperkuat Imunitas Tubuh
Jintan hitam mengandung zat yang dapat meningkatkan jumlah sel-sel T yang baik untuk meningkatkan sel-sel pembunuh alami. Ekstrak jintan hitam berkhasiat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan dapat digunakan sebagai bioregulator.

6. Meningkatkan Memori dan Konsentrasi
Jintan hitam mengandung asam linoleat (omega 6) dan asam linolenat (omega 3) yang merupakan nutrisi bagi sel-sel otak yang berguna meningkatkan daya ingat dan kecerdasan.

7. Meningkatkan Bioaktivitas Hormon
Hormon merupakan zat aktif yang diproduksi oleh kelenjar endokrin yang masuk dalam peredaran darah. Jintan hitam mengandung sterol yang berperan aktif dalam sintesis dan bioaktivitas hormon.

8. Menetralkan Toksin
Jintan hitam mengandung bahan kimia yang disebut saponin yang memiliki kemampuan menentralkan toksin dalam tubuh dan membantu membuang toksin tersebut dari dalam tubuh.

9. Mengatasi Susah Tidur dan Stress
Senyawa sponin yang terdapat dalam jintan hitam mempunyai fungsi seperti kortikosteroid yang bisa mempengaruhi metabolisma karbohidrat, protein dan lemak serta mempengaruhi fungsi jantung, ginjal, otot dan syaraf. Saponin berfungsi mempertahankan diri dari perubahan lingkungan, gangguan tidur dan dapat menghilangkan stress.

10. Anti Alergi
Histamin adalah zat yang dilepaskan oleh sistem kekebalan tubuh sebagai reaksi alergi. Crystalline nigellone yang terdapat dalam jintan hitam mengandung protein kinase C, zat yang dikenal menghambat pelepasan histamin. Mengkonsumsi jintan hitam bisa mengurangi reaksi alergi pada penderita asma, bronchitis, dan penyakit alergi lainnya tanpa efek samping.

11. Menjaga Kesehatan Ibu Hamil dan Bayi dalam Kandungan
Kandungan omega 3, omega 6, dan omega 9 yang terdapat dalam jintan hitam dikenal sebagai nutrisi penting bagi ibu hamil dan menjaga pertumbuhan bayi dalam kandungan.

12. Suplemen Nutrisi
Jintan hitam mengandung 15 macam asam amino termasuk 9 jenis asam amino esensial. Asam amino esensial tidak dapat diproduksi oleh tubuh dalam jumlah yang cukup sehingga dapat dipenuhi dari suplemen seperti jintan hitam. Jintan hitam juga mengandung kalsium, potassium, zat besi, arginine, magnesium, selenium, vitamin A, B1, B2, B6, C, E dan niacin.

Saat ini, jintan hitam dapat kita temui dalam bentuk yang lebih praktis, tidak perlu kita olah sendiri, yaitu berupa suplemen harian untuk meningkatkan kekebalan tubuh dari serangan virus, kuman dan bakteri. Biasanya kapsul yang telah dikemas dapat berupa minyak, atau juga serbuk. Dengan berbagai variasi, yang masih murni ataupun dengan tambahan obat herbal lain, dalam berbagai merk dan kemasan yang beragam. Saya sudah cukup lama juga mengkonsumsi jintan hitam ini, mungkin hampir setahun, dan cocok sih kalau buat saya. Untuk yang penasaran dan mau mencoba, bisa langsung cari apotek atau penjual terdekat ya :)

V.

**Tulisan ini tidak dibuat untuk mempromosikan produk-produk tertentu, hanya ini berbagi aja :)

Sumber:
Ensiklopedia Mukjizat Ilmiah Hadits Nabi, Rahasia Tumbuhan dan Manfaatnya (dr. Ahmad Syawqi Ibrahim)
Al I'jaz Al 'Ilmi fi Al Hadits An Nabawi, An Nbat (2004) Nahdet Misr, dialihbahasakan oleh A. Zayidding Ansori, Sygma Publising, Bandung, Cetakan Pertama, Maret 2010.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar