Selasa, 04 Juni 2013

The Great Gatsby

Judul : The Great Gatsby (Cetakan I, Oktober 2010)
Penulis : F. Scott Fitzgerald
Penerbit : Serambi
Tebal : 286 halaman



2/5
Kenapa novel yang diberikan predikat sebagai karya fiksi terbaik Amerika menurut The Washington Post, dan novel klasik yang katanya merupakan satu diantara dua novel terbaik abad ke-20 menurut Modern Library, hanya saya beri 2 dari 5 bintang?
Yah, mohon maaf yah, karena saya bukan pengamat profesional. Ah, bahkan saya sebetulnya bukan seorang pengamat, hanya orang nekat yang ingin berbagi pengalaman setelah membaca novel yang satu ini.

Saya tertarik buat baca novel ini sebetulnya gara-gara film nya mau difilmkan, katanya sih taun ini, bentar lagi keluar. Dan aktor yang memerankan Jay Gatsby (Judul Novel) yaitu Leonardo Dicaprio. Jadi yah, saya pikir, filmnya bakalan sebagus Titanic (mungkin). Lah, filmnya Leonardo yang saya tonton kayaknya emang cuma Titanic sih. Hahaha :P

Saya sebetulnya, sangat kurang menikmati (atau mengerti mungkin ya?) dengan jalan cerita dalam novel ini, alur yang terjadi, dan hubungan yang terjadi antar novel. Karena menurut saya, ada nama-nama yang sulit saya ingat. Apalagi ketika menyangkut kekasih gelap tokoh-tokoh dalam novel.

Tapi, menurut pandangan saya, yang berhasil sedikit saya mengerti, mungkin kurang lebih sebagai berikut:
Nick, seorang pendatang baru di West Egg, menjadi saksi mata bagaimana teman-temannya, Tom dan Daisy, sepasang suami istri, yang ternyata masing-masing memiliki kekasih gelap. Nick, di tempat barunya di West Egg, pada suatu ketika berkenalan dengan Jay Gatsby, seorang pria yang dikenal masyarakat luas sebagai sosok yang serba misterius. Singkat cerita, ternyata, Jay Gatsby, dulu sekali, merupakan kekasih Daisy, yang merupakan teman Nick. Karenanya, Nick diminta Gatsby untuk memepertemukannya dengan kekasih masa lalunya,Daisy, walaupun ia sendiri sudah tau bahwa Daisy sudah memiliki suami.

Saya ga mengerti kenapa akhirnya Daisy tetap memilih Tom, dan Gatsby ahirnya meninggal. Mungkin emang bukan kelasnya saya baca buku yang klasik beginian, hahaha... Kebanyakan buku klasik yang saya baca ga ngerti abisnya. Hahaha... Keknya harus dibaca ulang, suatu saat nanti (mungkin) :D Mungkin yaa, sekarang sih mending nungguin filmnya keluar dulu.


Biasanya, kalau habis nonton filmnya, baru deh ngeh, ooh.. ini tuh gini yaa.. ooh itu tuh kek gitu. Sama kayak pas baca novel klasik 'Si Cantik dari Notre Damme'. Saya baca novelnya yang menurut saya lumayan tebelnya, ga ngerti jalan ceritanya, dan kepaksa mogok ditengah jalan. Dan keburu nonton filmnya aja deh. Baru saya ngerti jalan ceritanya setelah nonton. Ahh.. tapi mungkin saya gak salah-salah amat, imajinasi saya mungkin terlalu tinggi buat membayangkan setting dimasa itu, beda dengan baca novel fantasi (jitak! krn kepedean. HAhaha :P). Saya akan tunggu filmnya keluar. Babay!

V.

**Eh, hari ini kayaknya kebanyakan ngulang-ngulang kata keyaknya, mungkin, dan hahaha deh. Masa bodo deh ya :P Hahaha

1 komentar: